![]() |
Harga Capasitor Bank Terbaru 2025: Jenis, Spesifikasi, dan Tips Membeli |
Harga Capasitor Bank Terbaru 2025: Jenis, Spesifikasi, dan Tips Membeli
Capasitor bank adalah komponen penting dalam sistem kelistrikan industri dan gedung perkantoran yang berfungsi meningkatkan faktor daya serta mengurangi biaya listrik. Harga capasitor bank bervariasi tergantung kapasitas, jenis, dan spesifikasi teknisnya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas daftar harga capasitor bank terbaru 2025, jenis-jenisnya, spesifikasi yang perlu diperhatikan, serta tips membeli agar mendapatkan produk terbaik sesuai kebutuhan.
Baca juga: Manajemen Energi di Gedung Perkantoran – Binayasa.com
Jenis-Jenis Capasitor Bank dan Fungsinya
Sebelum mengetahui harga, penting untuk memahami jenis-jenis capasitor bank yang tersedia di pasaran dan fungsinya.
1. Capasitor Bank Tetap
Capasitor ini memiliki kapasitas tetap dan bekerja secara konstan tanpa penyesuaian otomatis. Cocok untuk sistem kelistrikan dengan beban stabil.
2. Capasitor Bank Otomatis
Dilengkapi dengan pengontrol otomatis yang menyesuaikan kapasitas capasitor sesuai kebutuhan daya reaktif. Ideal untuk industri dan gedung dengan fluktuasi beban listrik.
3. Capasitor Bank Filter Harmonik
Dirancang khusus untuk menyaring gangguan harmonisa dalam sistem kelistrikan. Cocok untuk instalasi dengan peralatan elektronik sensitif.
Baca juga: Strategi Efisiensi Energi untuk Gedung Perkantoran – Binayasa.com
Daftar Harga Capasitor Bank Terbaru 2025
Berikut adalah perkiraan harga capasitor bank berdasarkan kapasitasnya:
Kapasitas (kVAR) | Jenis | Harga (Rp) |
---|---|---|
5 kVAR | Tetap | 1.500.000 - 2.500.000 |
10 kVAR | Tetap | 2.500.000 - 4.000.000 |
20 kVAR | Otomatis | 5.000.000 - 8.000.000 |
50 kVAR | Otomatis | 10.000.000 - 15.000.000 |
100 kVAR | Filter Harmonik | 20.000.000 - 30.000.000 |
Catatan: Harga dapat bervariasi tergantung merek, spesifikasi, dan tempat pembelian.
Baca juga: Perawatan Capasitor Bank untuk Efisiensi Listrik – Binayasa.com
Spesifikasi yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Capasitor Bank
Agar tidak salah memilih, berikut beberapa spesifikasi penting yang harus diperhatikan:
1. Tegangan Operasional
Pastikan capasitor bank sesuai dengan sistem kelistrikan, misalnya 380V, 400V, atau 415V.
2. Jenis Dielektrik
- Film Kering → Lebih tahan lama dan minim perawatan.
- Minyak (Oil-Filled) → Memiliki kapasitas lebih besar tetapi membutuhkan perawatan rutin.
3. Sistem Proteksi
Pilih capasitor yang dilengkapi proteksi overvoltage dan overheating untuk mencegah kerusakan akibat lonjakan listrik.
4. Standar Keamanan
Pastikan capasitor bank memiliki sertifikasi IEC 60831 atau IEEE untuk menjamin kualitas dan keamanan.
Baca juga: Tips Memilih Capasitor Bank yang Tepat untuk Industri – Binayasa.com
Tips Membeli Capasitor Bank yang Berkualitas
- Beli dari distributor resmi untuk mendapatkan produk asli dengan garansi.
- Pilih merek terpercaya seperti Schneider, ABB, atau Eaton yang sudah terbukti kualitasnya.
- Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan agar tidak terjadi overcapacity atau undercapacity.
- Pastikan adanya layanan purna jual untuk kemudahan perawatan dan penggantian jika terjadi kerusakan.
Kesimpulan
Capasitor bank adalah solusi efisien untuk meningkatkan faktor daya dan mengurangi biaya listrik. Harga capasitor bank bervariasi tergantung kapasitas, jenis, dan fitur yang dimiliki.
Dengan memahami spesifikasi dan tips membeli, Anda bisa mendapatkan capasitor bank terbaik sesuai kebutuhan industri atau gedung perkantoran. Untuk informasi lebih lanjut tentang efisiensi energi dan sistem kelistrikan, kunjungi Binayasa.com.